Jangkar Coffee Industry
Jangkar Tidak Dibuat untuk Menahanmu Berhenti,Tapi untuk Memberimu Titik PijakSaat Angin Bertiup Kencang
Setiap daerah membawa ceritanya sendiri, sebagaimana setiap biji kopi menyimpan karakter unik dari tanah, ketinggian, dan udara tempat ia tumbuh. Di tengah riuknya dinamika hari, kita tidak selalu membutuhkan rasa yang sama—kita membutuhkan rasa yang tepat untuk momen yang sedang kita jalani. Dari kekhasan Robusta dataran tinggi Semendo hingga beragam single origin pilihan dari berbagai pelosok Nusantara, kami mengurasi, menyangrai, dan menyajikannya untuk Anda. Baik di HQ Sako maupun di armada keliling kami, setiap cangkir diproses dengan penuh kendali.
- Rp 8K
- Mulai per gelas
- 30+
- Item menu
- 4
- Tahap rantai
- 100%
- Kopi Berkualitas
Rantai produksi
Empat tahap,
Satu Standar Presisi
Kurasi Origin
Kami mengurasi biji kopi mentah (green beans) pilihan dari berbagai daerah penghasil kopi terbaik Indonesia. Kriteria seleksi tidak hanya pada penampilan fisik, tetapi pada standar defect yang rendah, tingkat kelembapan (moisture content) yang ideal, serta kejelasan jejak proses pascapanennya (Natural, Wash, Honey, hingga Anaerobic).
Roastery Presisi Sako
Di Roastery Sako, setiap origin mendapat perlakuan kustom. Kami mengendalikan Laju Kenaikan Suhu (Rate of Rise/RoR), aliran udara (airflow), dan development time dalam kapasitas small batch. Ini dilakukan agar keaslian aroma buah, keasaman yang segar, serta rasa manis alami terekstraksi penuh tanpa cela underdeveloped atau pahit hangus (scorching).
Ekstraksi Konsisten
Di gerai HQ Sako, setiap resep penyajian—mulai dari espresso base hingga manual brew—dikunci dalam rasio, kehalusan gilingan (grind size), dan suhu air yang terukur. Konsistensi ekstraksi menjaga agar rasa kopi di gelas Anda selalu seimbang antara body, sweetness, dan acidity.
Mobilitas & Kemudahan
Melalui armada Jangkar Keliling dan kemasan produk rumah berstandar one-way valve (agar gas CO2 keluar tanpa mengoksidasi kopi), kami memastikan standar rasa yang sama dapat Anda nikmati di jalanan kota maupun di meja seduh rumah Anda sendiri.
Tentang kami
Keindahan tidak lahir dari penyeragaman,
melainkan dari keberanian memahami dan mengelola karakter yang berbeda-beda.
Jangkar Coffee Industry tumbuh dari keberanian untuk mengontrol proses. Jika dahulu kami berakar kuat di satu titik, kini kami memperluas jangkauan untuk menghadirkan kekayaan biji kopi dari berbagai origin terbaik Indonesia.
Memanggang biji kopi dari banyak origin bukanlah soal memasukkan biji ke mesin sangrai dan menunggu matang. Setiap origin punya ketebalan biji (density), kadar air, dan metode pascapanen (seperti Natural, Wash, atau Honey) yang berbeda.
Menyamakan profil sangrai (roast profile) untuk semua biji hanya akan merusak keunikan rasanya. Oleh karena itu, di Roastery Sako, kami memperlakukan setiap varietas secara personal: menyesuaikan aliran udara (airflow), laju kenaikan suhu (Rate of Rise/RoR), dan waktu pengembangan (development time) agar rasa asam buah yang segar (acidity), keharuman (aroma), maupun ketegasan (body) asli biji tersebut keluar secara optimal tanpa cela underdeveloped atau hangus (scorching).
Bagaimana ia terangkai
2023 - kini
Langkah Pertama
Roastery
Berawal dari satu mesin sangrai kapasitas kecil di Palembang. Kami fokus memahami hubungan variabel suhu, aliran udara (airflow), dan waktu pengembangan biji (development time) untuk menemukan profil sangrai (roast profile) yang stabil. Pesanan awal tumbuh secara alami dari mulut ke mulut. Produk utama Kopi Bubuk Kemasan dan Biji Kopi Sangrai.
2024 - kini
Armada Keliling Bergerak
Kopi Jangkar Keliling
Sebagai pelopor Kopi Keliling PERTAMA di kota Palembang. Kami meluncurkan armada Kopi Jangkar Keliling untuk membawa kopi langsung ke titik-titik kumpul kota. Kami merancang sistem termo-stabilitas dan efisiensi kerja di atas armada bergerak agar kualitas rasa kopi di jalanan memiliki standar presisi yang sama dengan gerai fisik.
2025 - kini
Gerai Fisik Pertama Buka
Jln Siaran, Sako, Palembang
Membuka gerai fisik pertama di Jl. RA Abusamah, lalu kami berpindah ke Jl Siaran, Sako untuk tempat yang lebih baik. Kami mengunci standar rasio ekstraksi espresso, suhu air seduhan, dan kehalusan gilingan (grind size) harian agar setiap cangkir yang disajikan memiliki keseimbangan rasa (flavor balance) yang konsisten setiap harinya.
Roastery
Kopi yang
dibawa pulang
- RST-080

Kopi Bubuk 80gr
Rp 9.000 - RST-200

Kopi Bubuk 200gr
Rp 18.000 - RST-G250

Robusta Gold Series 250gr
Rp 35.000
Ketiganya dijual di Shopee dan Tokopedia.
Kopi Bubuk Semendo, Cap Jangkar 999. Lambang lama yang tetap kami bawa di kemasan bubuk. Ia hidup di produk, bukan di seluruh halaman.
Outlet
Titik tetap
Sako
Jln Siaran No 745B, Sako, Palembang07.00 sampai 23.00, setiap hariBuka di Google MapsTitik pada peta masih perkiraan. Tombol arah memakai alamat lengkap.
Jangkar Keliling
Ngopi Nikmat,
Kembalikan Semangat!
Armada bergerak membawa menu inti ke titik-titik kota. Harga sama dengan outlet.

- Di mana hari ini
- Jadwal titik henti menyusul
Menu armada
Coffee
- Kopi Susu JangkarFavorit
- 8k
- Kopi Susu Gula Aren
- 10k
- Jangkar Gold LatteFavorit
- 15k
- Kopi Milo
- 10k
- Salted Caramel Latte
- 12k
- Americano
- 8k
Non-Coffee
- Lemon Tea
- 8k
- Teh Tarik
- 10k
- Signature Chocolate
- 10k
- Matcha LatteFavorit
- 12k
Asal Biji Kopi (Keanekaragaman Nusantara)
Beragam Origin, Satu Standar Dedikasi
Biji kopi kami dikurasi langsung dari berbagai daerah penghasil kopi terbaik di Indonesia—mulai dari karakter bold dan chocolaty khas pulau Sumatra, hingga aksen asam buah segar (fruity & floral) dari berbagai dataran tinggi Nusantara. Kami memilih biji mentah (green beans) yang diproses dengan standar pascapanen yang transparan (Natural, Wash, Honey, hingga Anaerobic) serta memiliki kadar air (moisture level) dan tingkat kerapatan biji (density) yang ideal. Pengendalian mutu sejak biji hijau ini memastikan tidak ada cacat rasa (off-flavor atau defect) saat disangrai di Roastery Sako dan disajikan di cangkir Anda.

Kontak
Mari bicara kopi
Pesanan, grosir, reseller, dan kolaborasi acara, langsung ke tim Sako.


